Informasi yang sangat viral di Indonesia yang tidak asing di telinga kita yaitu Wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan dan cukup berbahaya. Covid-19 ini telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa.
Virus Corona COVID-19 membuat banyak orang khawatir karena cara penyebaran yang sangat cepat. Tidak pandang bulu, baik itu pejabat, dokter, artis, orang biasa, semua nya pasti bisa kenak virus Corona atau Covid-19. Cara penyebaran virus Corona bisa terjadi dari manusia ke manusia lewat bersin, batuk, berjabat tangan. Sebab virus Corona sebagian besar ditemukan menyerang saluran pernapasan.
Orang dengan jarak kurang dari dua meter bisa tertular apabila si terinfeksi virus Corona bersin atau batuk tanpa memakai masker. Masker pun untuk saat ini sangat sulit di temukan di apotik. Saat ini marak-marak nya orang mencari masker untuk melindungi dirinya.
Itulah sebabnya, kini gencar digalakkan imbauan untuk social distancing. Yakni menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain dengan berdiam atau melakukan aktivitas di rumah. Baik itu kerja atau sekolah. Sebab, kontak jarak dekat atau close contact meningkatkan risiko cara penyebaran virus Corona.
Pemerintah terus berupaya mencegah agar penyebaran virus corona tak makin meluas, tanpa harus melakukan karantina wilayah. Indonesia harus bergerak lebih cepat, tuntas dan terbuka dalam menangani penyebaran virus corona agar jumlah kasus positif corona dan orang yang meninggal tak terus bertambah. Sejumlah langkah darurat dilakukan sejumlah negara ada yang turun ke masyarakat atau jemput bola uji tes corona di jalanan demi menangkal penyebaran corona dan juga lockdown baik utuh maupun parsial.
Peran ini menjadi penting saat komunikasi mengalami krisis seperti yang terjadi saat ini, saat seluruh dunia, termasuk Indonesia menghadapi penyebaran virus Covid-19. Peran humas yang bertugas di bidang pelayanan informasi dan kehumasan, mempunyai tugas untuk mendiseminasikan informasi positif memerangi hoax. Mengambil peran di tengah masyarakat dalam mencegah penyebarluasan berita hoaks khususnya terkait virus Covid-19 atau Corona.
Saat ini informasi dan komunikasi sangat cepat penyebaran maupun perkembangannya. Tugas kehumasan juga harus merespon dengan cepat. Maka itu kemampuannya harus terus dan cepat ditingkatkan.
Dalam penanganannya pemerintah serius dan sigap, bukan sekedar masalah pada virusnya saja, tetapi juga terkait dengan persoalan komunikasi dan informasi yang berkembang dalam masyarakat, terutama dalam informasi di media sosial yang bersifat hoaks atau berita bohong yang dapat menimbulkan kegelisahan dan ketakutan di masyarakat luas.
Pemerintah juga membuat protokol komunikasi publik, yang tugasnya memberikan informasi-informasi penting dan strategis dalam pencegahan dan penanganan. Dampak Covid-19 pada sektor perekonomian juga ditangani secara bersama-sama, agar masyarakat tidak mengalami kerugian dan kepanikan atau melakukan pembelian yang berlebihan terhadap kebutuhan pokok seperti sembako, masker atau barang-barang sanitasi, dan produk lainnya secara berlebihan.
Di daerah yang saya tinggal Kabupaten Lumajang, banyak sekali orang-orang yang belum peka atau sangat acuh tak acuh terhadap virus tersebut. Meskipun di daerah sekitar nya sudah ada korban layaknya masyarakat Lumajang acuh tak acuh terhadap Virus corona atau Covid-19 tersebut. Sehingga Bupati lumajang dan Wakil bupati lumajang langsung turun lapangan ke tempat pasar lumajang dimana disana Bupati lumajang memeberikan arahan kepada masyarakat lumajang agar peka,peduli terhadap virus yang membahaykan ini. Masyarakat agar waspada terhadap virus tersebut dengan memakai masker, cuci tangan setelah bepergian.
Menolak Virus Corona Lumajang daerah Gang Wahab
Ibu-ibu banyak yang melakukan aktivitas senam setiap hari agar virus corona atau Covid-19 tidak meyerang ke tubuh nya meskipun dari pemerintah di suruh tetap berada di rumah. Masyarakat melakukan senam jam 10-12 siang agar virus itu mati ketika terkena di tubuh kita. Sehingga ketika kita berjemur di bawah sinar matahari virus akan mati. Tips menolak Virus pertama.
Yang kedua tips menolak virus, masyarakat sangat banyak memesan jamu penangkal corona ada sebagian membuat jamu agar mereka terhindar dari virus tersebut.
Tugas humas memberikan infomasi yang baik, sehingga publik tidak merasa khawatir dengan adanya Virus Covid-19 ini. Tetap waspada gunakan masker ketika keluar rumah, keluar rumah seperlunya saja, tetap jaga kebersihan.